Gelar Pemain Paling baik untuk Messi Ditunjuk Tidak Resmi, Ini Jawaban FIFA

Jakarta – FIFA menyanggah terdapatnya manipulasi waktu Lionel Messi dikukuhkan jadi pemain paling baik. Semua dokumen yang diterima FIFA dari pemilik hak suara diklaim telah resmi.

Messi menyapu gelar Pemain Paling baik Dunia 2019 dengan perolehan 46 suara pemilih. Dia unggul atas Virgil van Dijk (38), Cristiano Ronaldo (36).

Hasil pengambilan suara itu ditunjuk ada manipulasi. Media asal Italia, Tuttosport, tunjukkan beberapa hal yang ganjil pada penentuan Pemain Paling baik FIFA 2019.

Kapten Nikaragua, Juan Barrera, akui bila dianya tidak memakai hak pilih. Anehnya, nama ia masih masuk dalam daftar pemilih, dan telah mencoblos nama Lionel Messi.

FIFA telah membuka suara berkaitan rumor ini melalui juru bicaranya yang dikontak langsung oleh ESPN. FIFA memperjelas dokumen yang diterima sah dari Federasi Sepakbola Nikaragua.

“Kami sudah mengecek dokumen surat suara yang diberi oleh FA Nikaragua serta semua dokumen di tandatangani serta di konfirmasi dengan cap sah FA Nikaragua,” kata jubir FIFA pada ESPN.

“Sesudah memperbandingkan dengan lembar suara yang diberi oleh federasi serta yang kami publikasikan di FIFA.com, kami memverifikasi jika kami mempunyai suara yang benar di tandatangani oleh pemain. Kami minta Federasi Sepakbola Nikaragua untuk menyelidik permasalahan ini.”

Pelatih Sudan, Zdravko Logarusic, mempublikasikan keanehan kertas suaranya yang pilih nama Mohamed Salah, Sadio Mane, serta Kylian Mbappe. Tetapi pada daftar yang dikeluarkan FIFA, pilihannya menjadi Messi, Virgil van Dijk, serta Mane.

Hal yang aneh dirasa oleh federasi sepakbola Mesir (EFA). Mereka sampai kirim surel ke FIFA untuk minta keterangan, mengapa nama Mo Salah yang ingin dipilihnya ‘menghilang’ dengan misterius dari daftar.