Juventus Perlu Sarri untuk Penyegaran

Jakarta – Juventus pilih ganti Massimiliano Allegri dengan Maurizio Sarri pada musim panas ini. Walau sebenarnya Allegri selama ini datangkan beberapa hasil bagus.

Juventus pisahlah jalan dengan Allegri serta menunjuk Sarri jadi alternatif. Bersama dengan Allegri, Bianconeri menguasai Serie A dengan mendapatkan Scudetto lima musim berturut-turut.

Pelatih 51 tahun itu bawa Juventus 2x ke final Liga Champions, walau tidak berhasil jadi kampiun. Keseluruhannya, Allegri mengantar La Vecchia Signora memenangkan 11 trofi sepanjang lima musim.

Dengan perolehan, Allegri dapat disebut punyai catatan lebih keren daripada Sarri. Sarri praktis baru memenangkan gelar pertamanya waktu bawa Chelsea juara Liga Europa musim kemarin.

Bekas pelatih Juventus Marcelo Lippi memandang langkah ini diambil manajemen untuk memberi penyegaran ke team. Mereka tertarik dengan style bermain Sarri yang ekspansif, sesaat beberapa pemain akan memperoleh tekad baru.

“Saya pikir basis untuk pergantian itu ialah keinginan untuk merubah filosofi di Juve serta memberi motivasi baru untuk kebanyakan orang sesudah delapan gelar Serie A berturut-turut,” katanya dikutip Football Italia.

“Sarri ialah pelatih yang membuat teamnya mainkan sepakbola bagus. Itu salah satu hal yang paling susah, mainkan sepakbola satu atau dua sentuhan, serta ia mengerjakannya dengan mengagumkan.”

“Saat ini itu tidak cukup, ia harus juga menang. Saya meyakini ia akan kerja benar-benar baik di Juve, tetapi tidak satupun dapat jamin kemenangan,” tambah Lippi.