Hadir Seperti Bocah, Pergi Jadi Legenda

Jakarta – Tentu. Tentu fans Chelsea sedang bersedih. Ditinggal Eden Hazard, sang legenda yang sekarang telah pergi.

4 Juni 2012, Eden Hazard datang di Chelsea. Hazard dihadirkan dengan bandrol 35 juta pound sterling atau sama dengan Rp 580 miliar dari Lille, club asal Prancis. Waktu itu, Hazard hangat dibicarakan dengan status ‘wonderkid’ menempel di namanya.

Hazard mengantarkan Lille jadi juara Ligue 1 serta Coupe de France. Sepanjang lima tahun disana (2007-2012) ia main 147 kali serta cetak 36 gol.

“Saya ingin main bersama dengan juara Liga Champions,” kata Hazard waktu pilih Chelsea jadi tempat berlabuhnya di Inggris.

Saat itu, Chelsea memang barusan jadi juara Liga Champions musim 2011/2012. The Blues menaklukkan Bayern Munich di partai pucuk dengan beradu penalti. Mempunyai beberapa pemain muda jenis Juan Mata serta Oscar, Chelsea memang menakutkan. Plus gabungan pemain masak seperti Frank Lampard, Didier Drogba, sampai John Terry.

Karena itu dimulailah penjelajahan Eden Hazard di Stamford Bridge. Hadirnya membuat Chelsea semakin bergairah untuk menyerang. Fans dibikin terlena dengan atraksi kemampuan dribble-nya yang ciamik yang enak disaksikan.

Eden Hazard tiba di Chelsea (Chelsea FC via Getty Images)

Terdapat beberapa beberapa aksi menarik dikerjakan Hazard. Tahun 2013, contohnya, waktu Chelsea bertemu dengan Sparta Prague di Stamford Bridge pada set 32 basar Europa League. Lihatlah, bagaimana ia menggiring bola serta mengocek melalui 2 pemain sekaligus juga. Setelah itu dari suduh sempit, menendang bola masuk ke gawang.

Kemampuan lain Hazard, duh… sangat banyak, yang terpopuler ialah di tahun 2017 waktu Chelsea menentang Arsenal di Premier League. Hazard cetak ‘solo goal’ yang mengagumkan.

Pemain dari Belgia itu lari dari tengah lapangan, membuat Francis Coquelin yang mengawalnya sampai terjatuh. Hazard meneruskan laganya dengan mengecoh Laurent Koscielny, lalu menjebloskan bola ke gawang Petr Cech dengan penuh ketenangan.

Di luar beberapa aksi menawannya, Eden Hazard ialah pribadi menyenangkan. Itu membuat jadi figur yang di cintai. Hazard bukan tipikal pesepakbola top yang arogan dengan beberapa sensasi di sana-sini

Aksi Eden Hazard melewati pemain Sparta Praha

Rekan-rekan di Chelsea kenal Hazard jadi pemain dengan hasrat humor serta sering bercanda, baik dengan rekanan satu team atau mungkin dengan pemain team musuh. Hingga di satu laga menentang Manchester City, Yaya Toure menggeplak kepala Hazard dari belakang sekalian tersenyum.

Atau saat session interviu sesudah laga Huddersfield musuh Chelsea diakhir tahun 2017. Chelsea menang 3-1, pembuat golnya Bakayoko, Willian serta Pedro. Tapi, Hazard-lah yang diberi predikat Man of The Match sebab tampil cemerlang.

Sang pembawa acara minta Willian memberi piala Man of The Match pada Hazard. Dengan santainya Hazard justru ambil balik piala itu, setelah itu memberinya ke Willlian. “This is for you,” kata Hazard enjoy.

Solo run Eden Hazard yang membuat Coquelin terjatuh (AFP)

Jika ada satu hal yang menjadi noda dalam profesi serta kepribadian Hazard, itu berlangsung pada 2013 kemarin.Hazard menendang ball boy saat Chelsea bertemu dengan Swansea di semi final Piala Liga Inggris Waktu putaran kedua di kandang Swansea dengan tempat ketinggalan masih 0-2, seseorang ball boy meredam bola yang keluar lapangan di set ke-2.

Hazard coba mengambilnya, tetapi ball boy itu justru mendekap serta membaringkan badannya diatas bola. Hazard jengkel serta akui menendang bola dibawah tubuh anak itu. Walau kelihatan, ball boy itu kesakitan sekalian menggenggam perutnya, Hazard juga langsung diganjar kartu merah oleh wasit.

Well… tidak ada manusia yang prima. Benar kan?

Eden Hazard: Datang Seperti Bocah, Pergi Sebagai Legenda

Hazard mencatatkan banyak prestasi bersama-sama dan untuk The Blues. Ia memberi 2 gelar Premier League, 1 Piala FA, 2 gelar Europa League serta 1 kali Liga Inggris. Hazard sempat juga menyapu gelar PFA Player of The Year di tahun 2015 serta 4 kali jadi Chelsea Player of the Year. 100 Gol lebih telah dicatatkannya untuk The Blues.

Betul-betul individu yang menarik.

Berat, tentu berat buat fans Chelsea untuk melepas Hazard. Sah-sah saja (dahulu) kami simpatisan Chelsea tulus kehilangan Kevin De Bruyne serta Mo Salah, yang saat ini sukses di klubnya semasing.

Tetapi satu kali lagi, kehilangan Hazard masih menimbulkan perasaan berat di dada yang sulit untuk di terima.

Sesaat, tarik nafas dahulu.

Hazard menendang ball boy

Hazard telah menjelma jadi nyawa permainan Chelsea. Chelsea tanpa ada Hazard, seperti makan nasi tanpa ada lauk. Hampa serta membuat hilang hasrat.

Susah, buat kami, fans Chelsea untuk terima demikian saja kepergian Hazard. Legowo itu nyatanya tidak gampang. Kami memang posesif.

Tetapi saya sadar tidak bisa egois. Ingat, Hazard hadir ke Chelsea untuk memenangkan banyak gelar. Banyak telah ia capai, tetapi belum semua. Belum di Liga Champions serta belum di Ballon d’Or.

Eden Hazard: Datang Seperti Bocah, Pergi Sebagai Legenda

Geser ke Real Madrid, Hazard pastinya ingin mencapai ke-2 hal tersebut. Toh pemain Madrid kan seringkali berlangganan memenangkan Ballon d’Or. Seperti Cedera Modric yang paling akhir mencapainya, atau Cristiano Ronaldo yang berkali-kali menjadi juara.

Silahkan capai mimpimu, Hazard. Kami akan belajar tulus pelan-pelan, kehilangan taji serta tawamu di lapangan. Sambil mengharap Christian Pulisic dapat menukar kekosongan hati ini seperginya dirimu.

Eden Hazard: Datang Seperti Bocah, Pergi Sebagai Legenda

Photo: Eden Hazard sang legenda Si Biru (Paul Childs/Action Images lewat Reuters)

Selamat tempuh penjelajahan baru di Los Galacticos Eden Hazard. Di Stamford Bridge ini, di ‘Garden Of Eden’ ini, kami punyai banyak narasi indah bersamamu.

Engkau hadir ke Chelsea seperti bocah (ajaib), sekarang pergi jadi legenda.