Distribusi 979 Kotak Nada Pemilihan presiden di Kota Cirebon Terhalang

Jakarta – KPU Kota Cirebon tengah repot menyiapkan distribusi logistik Pemilu 2019, pentingnya kotak nada untuk pilpres (pemilihan presiden). Sampai sekarang kotak nada untuk pemilihan presiden masih tetap ada di gudang KPU.

Belum didistribusikannya kotak nada untuk pemilihan presiden itu karena terdapatnya keterlambatan formulir mode C yang di terima KPU Kota Cirebon. “Kami masih tetap lakukan persiapan, ya finalisasi persiapan logistik. Ini sebab beberapa komponen logistik baru hadir semalam, yakni formulir mode C,” kata Ketua KPU Kota Cirebon Didi Nursidi waktu didapati di gudang logistik di Jalan Pronggol Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa barat, Selasa (16/4/2019).

Menurutnya, formulir mode C, yaitu C3 sampai C7 dalam pendistribusiannya mesti sepaket dengan kotak nada pemilihan presiden. Formulir mode C itu, lanjut Didi, dimasukkan ke kotak nada pemilihan presiden sebelum didistribusikan ke PPK serta PPS.

“Sebab hadir semalam, hingga pengaturan kotak nada pemilihan presiden jadi terhalang. Sebab mesti satu paket. Keseluruhan kotak nada pemilihan presiden ada 979 kotak, masih tetap di dua gudang,” kata Didi.

Baca Juga : Narasi WNI Antre 4 Jam sampai Nyoblos Tengah Malam di Los Angeles

Walau demikian, Didi akui situasi itu tidak berefek dengan tehnis dalam pendistribusian logistik pemilu. Tidak hanya kotak nada pemilihan presiden yang terhalang, Didi mengatakan logistik pemilu untuk Kota Cirebon belum juga komplet. KPU masih tetap menanti pengiriman surat nada alternatif sekitar 1.084 untuk DPD.

“Surat nada alternatif untuk surat nada yang rusak itu tengah dalam perjalanan. Tuturnya masih tetap di tol. Itu untuk surat nada DPD di tiga TPS,” tuturnya.

Didi jamin proses distribusi logistik pemilu dapat dirampungkan ini hari. “Pada prinsipnya kita telah siap,” kata Didi.