Narasi WNI Antre 4 Jam sampai Nyoblos Tengah Malam di Los Angeles

Jakarta – Pengambilan suara Pemilu 2019 di di Los Angeles, Amerika Serikat, berjalan sampai pagi hari. WNI ramai-ramai antre serta ikhlas menanti sampai larut malam.

Seperti dikutip Pada, Senin (15/3/2019), pencoblosan di Los Angeles pada 13 April 2019 lantas berjalan sampai jam 01.00 waktu ditempat sebab ketertarikan penduduk Indonesia untuk memakai hak pilihnya bertambah relevan dibandingkan Pemilu 2014. Demikian berdasar pada pengakuan dari KJRI Los Angeles.

“Kita antre empat zaman, Kak, buat dapat nyoblos. Tetapi sengit sekali! Antreannya pun teratur. Servicenya pun ramah. Kita simak banyak team yang bantu-bantu ngaman-ngamanin. Sengit sekali deh! Worth it sekali buat ngantre sampai kini,” papar Kristie, satu diantara pemilih yang masuk ke kelompok Rincian Pemilih Spesial (DPK) yang baru usai mencoblos seputar jam 00.00 pagi hari waktu Los Angeles.

Antrean spesial untuk beberapa WNI pemilih yang belum tercatat di Rincian Pemilih Masih (DPT) itu, atau dimaksud dengan rincian pemilih spesial (DPK), mengular sampai luar kompleks gedung KJRI Los Angeles. Antrean panjang tampak mulai jam 18.30 waktu ditempat.

Service pencoblosan spesial untuk DPK itu dikerjakan sesuai Ketentuan KPU Nomer 11 Tahun 2018 serta Nomer 37 Tahun 2018, hingga baru dibuka pada satu jam paling akhir atau mulai jam 20.00 waktu ditempat.

Ketua Panitia Penentuan Luar Negeri (PPLN) Los Angeles, Metta Surya, mengemukakan keseluruhan DPK yang dilayani di ke-2 TPS Los Angeles sekitar 399 orang, bertambah 4x lipat dibanding pada Pemilu 2014.

Jumlahnya itu hampir 2x lipat dari jumlahnya DPT yang ada (turn-out DPT), yaitu pada rata-rata 41 % atau sekitar 243 dari keseluruhan DPT 602.

“Sesuai ketentuan, service pada DPK dikerjakan saat persediaan surat nada masih tetap ada. Itu lah mengapa kita masih tetap buka TPS sampai pagi hari barusan untuk mengakomodir apresiasi penduduk Indonesia di Los Angeles yang mengagumkan,” tutur Ketua Panwaslu Los Angeles, Zezen Z Mutaqin.

Pencoblosan menurut agenda diawali jam 12.00 siang sampai jam 21.00. Diprediksikan penduduk Indonesia yang ada dalam pengambilan suara Pemilu Luar Negeri 2019 di Los Angeles sampai lebih dari seribu orang.

Baca Juga : C1-Plano sampai DPTb, Ini Arti Waktu Pemilu yang Butuh Kamu Tahu

Untuk memeriahkan pesta demokrasi lima tahunan itu, pihak KJRI Los Angeles menyiapkan panggung hiburan, stan baju serta makanan, dan tempat bermain anak-anak.

PPLN Los Angeles memutuskan Rincian Pemilih Masih Luar Negeri (DPT LN) Pemilu 2019 sekitar 12.984 pemilih, 12.382 orang salah satunya tercatat dengan cara pos.

Jumlahnya itu adalah DPT paling besar di semua lokasi penentuan Amerika Serikat. Di lokasi kerja KJRI Los Angeles–yang meliputi enam negara sisi di AS, mencakup Arizona, Utah, Nevada Selatan, California Selatan, dan Daerah Kepulauan Pasifik–PPLN memakai dua cara penentuan luar negeri, yaitu Pos serta TPS.