Polisi Siap Tindak Tegas Pengacau Pemilu di Kota Banjar

Banjar – Polres Banjar bersama dengan TNI dari Kodim 0613 serta Batalyon Raider 323/Buaya Putih mengadakan patroli ke beberapa Tempat Pengambilan Nada (TPS). Patroli ini mempunyai tujuan untuk pastikan persiapan serta keamanan lokasi mendekati pencoblosan Pemilu 2019.

Kapolres Banjar AKBP Yulian Perdana tidak akan diam untuk tindak tegas siapa juga yang coba mengacaukan serta menggagalkan proses pengambilan, hitungan nada pada 17 April 2019.

“Janganlah takut pada siapa juga yang coba mengintimidasi atau memengaruhi saat pencoblosan kelak. Kami tetap siaga siap mengamankan sampai ke TPS-TPS, jika ada yang coba-coba mengganggu atau menggagalkan proses berjalannya Pemilu, Polri siap tindak tegas,” papar Yulian waktu memonitor TPS di Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (13/4/2019).

Rute patroli diawali dari Mapolres Banjar ke arah Jalan pengairan ke TPS 22 di Babakan Kelurahan Muktisari, lantas ke TPS 17 di Sidamukti Muktisari Kecamatan Langensari, sampai ke TPS 8 di Jadimulya Pataruman.

Personil Polri serta TNI berpatroli untuk pastikan persiapan serta keamanan mendekati pencoblosan Pemilu 2019 di Kota Banjar. (Photo: Dadang Hermansyah/detikcom)Yulian minta semua pihak untuk mengawasi logistik pemilu dengan aman supaya terbangun dari beberapa pihak yang coba mengacaukan proses pesta demokrasi ini. Dalam patroli ini, Yulian ajak masyarakat untuk hadir ke TPS pada 17 April.

Baca Juga : Meyakini Jokowi Menang, Direktur Cyrus Network Taruhan Mundur dari Dunia Survey

“Silakan suka ria hadir ke TPS, jika tidak nyoblos tidak bagus,” kata Yulian.

Dalam pengamanan pesta demokrasi, Polres Banjar mengerahkan 1.700 orang yang terbagi dalam 315 personil Polres Banjar, bekasnya kombinasi dari Kodim 0613 Ciamis, Batalyon Raider 323/Buaya Putih serta Linmas. Mereka mengamankan 634 TPS yang menyebar di Banjar.

“Kami pun lakukan pemetaan TPS riskan musibah, tetapi selama ini di Banjar aman dari musibah. Tetapi di Banjar ini, musibah angin puting beliung yang dapat berlangsung dimana dan kapan saja. Jadi kami imbau penduduk untuk masih siaga,” papar Yulian.