TKN Meminta Relawan Sapu Bersih Fitnah Untuk Kepopuleran Jokowi

Jakarta – Relawan serta kader simpatisan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin memperoleh pekerjaan dari Team Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf. Pekerjaan itu supaya beberapa relawan serta kader mengklarifikasi rumor fitnah pada pasangan capres-cawapres nomer urut 01 itu.

“Selalu kita meminta pada semua relawan serta kader partai untuk lakukan klarifikasi jika rumor itu benar-benar tidak benar,” kata jubir TKN Ace Hasan Syadzily di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019).

Menurut Ace, fitnah serta kampanye hitam kuat pengaruhnya di penduduk. Dia bercerita seringkali ibu-ibu di daerah pemilihannya tetap minta klarifikasi benarkah pemerintahan Jokowi akan melarang pemakaian jilbab serta menghilangkan pelajaran agama.

“Jadi pertanyaan-pertanyaan semacam itu tiada saya terangkan itu masuk juga ke apakah pandangan dari penilaian beberapa pemilih. Saya tidak paham dari tempat mana sumber mereka miliki opini semacam itu. Tetapi memang kita lihat jika ada usaha yang dikerjakan satu kali lagi dengan diam-diam beberapa orang yang lakukan kampanye hitam lewat cara hembuskan desas-desus semacam itu,” katanya.

Orang politik Golkar ini memandang bila sentimen agama yang digunakan untuk kebutuhan politik memang berlangsung di lapangan. Dia memberikan contoh masjid yang dipakai menjadi wadah untuk kebutuhan politik.

“Jadi masih tetap begitu kuat menjadi wadah untuk kebutuhan politik ya, serta itu saya pikir riil demikian terdapatnya. Kan kita juga lihat dimana saja, mengenai seperti apakah yang dikerjakan pada kampanye DKI Jakarta, pemilihan kepala daerah seperti mode kampanye Almaidah itu dikerjakan dengan masif dengan memakai desas-desus agama itu,” katanya.

Baca Juga : Kang Abu Syauqi Guru Saya

Awal mulanya, calon presiden petahana Jokowi menjelaskan sekarang ini penyebaran hoaks telah dikerjakan dengan berterus-terang dari rumah ke rumah. Dia minta beberapa relawan aktif mencegah beberapa rumor hoaks yang menebar di penduduk.

“Paling akhir kita ini tinggal 36 hari, di banyak daerah, banyak kepopuleran kita turun sebab berita fitnah, berita bohong serta hoaks, oleh karenanya, kita ingin tanggapan cepat. Sebab ini tidak cuma dari sosmed, tetapi ini telah door to door,” kata Jokowi di Festival Satu Indonesia, di Istana olahraga Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/3).

Jokowi memperingatkan beberapa relawan tidak takut dengan hoaks. Menurut dia, rumor hoaks mesti dilawan.

“Jangan pernah kita tidak tanggapan sebab kita takut. Ini mesti dilawan, janganlah didiamkan saja, begitu bahaya buat negara kita Indonesia. Saya titip ini dijaga benar,” katanya.